Grosir Perlengkapan Baby dan Baju Import, Sepatu, Selimut, Handuk Bayi dan Anak

Semangat Berdagang

Cerita ini diambil dari blog personal Roni Setiyawan

Pertanyaan sederhana yg sering saya tanyakan pada diri sendiri,

Kenapa sih harus jadi pedagang ??

Jawabannya tentu saja harus  dengan jujur karena yg bertanya adalah diri sendiri, ada beberapa hal yang membuat saya mempunyai keinginan kuat untuk menjadi pedagang online Grosir Baju Anak Branded.

Diharapkan dengan menjadi pedagang saya tentu saja agar bisa lebih sejahtera karena tentu saja saya juga harus mendapat keuntungan terhadap aktivitas saya melalui jual beli baju anak branded

Harapan lain yg tidak kalah penting adalah dengan menjadi pedagang ternyata saya lebih bisa menyukuri nikmat karunia Allah SWT, karena setiap cucuran keringat atau kegiatan yg dilakukan sangat bergantung pada motivasi dan tindakan kita, jika kita rajin maka tentu kita akan mendapat keuntungan yg banyak demikian pula jika kita malas tentu saja kita gak mendapat keuntungan karena tidak ada baju anak yg laku. Hal ini berbeda apabila kita sebagai karyawan terkadang kita dibayar tidak sesuai dengan tingkat ketekunan dan keuletan kita, yang kita tahu setiap tgl 1 kita terima gajian.

Indahnya Bersyukur

Selama 3 tahun di Jakarta mengenal seluk beluk distribusi baju anak branded ada satu hal yang menurut saya “kurang pas”,

Contohya begini saya mempunyai teman sesama pedagang grosir baju anak branded, ketika saya melihat di rumahnya ada ratusan atau bahkan ribuan pcs salah satu merk jenis baju anak muslim. Sebenarnya bukan karena barang tsb tidak laku dijual tapi ternyata dia lebih suka menimbun barang itu dengan harapan di musim hari raya lebaran tahun depan barang tsb akan laku dijual dgn harga tinggi.

Secara perhitungan sih memang masuk akal, misal dia membeli dalam jumlah partai besar per pcs Rp 45000, dengan menimbun selama 1 tahun menuggu idul fitri dia bisa menjual dengan harga Rp 85000, atau keuntungan sebesar 100% dalam jangka 1 tahun, bayangkan kalo kita menyimpan uang di bank saat ini bahkan suku bunga deposito saja hanya 6% per  tahun blm dipotong biaya adminstrasi bank.

Itu adalah cerita di bagian hulu, bagaimana dengan cerita dibagian hilir dalam suatu distribusi baju anak branded.

Selama 3 tahun menjadi pedagang,  untuk komoditas baju anak merk lokal masih sangat tinggi permintaanya dibandingkan dengan supply. Ada banyak cerita penjualan di bagian hilir diantaranya.

  1. Terkadang banyak sekali ibu ibu yang mencoba membantu mencari nafkah suaminya untuk menopang ekonomi keluarga
  2. Ada juga ibu yang ingin hanya sekedar mencarikan uang jajan sehari hari untuk anak anaknya, tak terbayang bagaimana seorang ibu yang mejadi pedagang / reseller baju anak brandad dimana keuntunganya dibelikan sebuah mangkok bakso di sore hari….atau sekedar membelikan makanan kecil untuk buah hatinya daripada sekedar meminta uang kepada suami
  3. Ada juga ibu ibu yang senang hatinya bisa membeli blackberry atau bisa mencicil sebuah sepeda motor dengan hasil jeriih payahnya sendiri
  4. Ada juga seorang ibu yg tengah hamil tua tapi dengan tetap semangat untuk kulakan walaupun itu harus malam hari karena siang harinya di harus bekerja sbg karyawan

Cerita perihal ibu ibu ygmenjadi reseller rafikids sdh pernah saya ceritakan di postingan sebelumnya atau klik Cerita Reseller Rafikids

Dunia Dagang

Semangat dan Motivasi Kehidupan

Coba kalo kita cermati dua keadaan di atas di bagian hulu dan bagian hilir, sangat kontras bukan….disisi hulu sebagian orang menahan baju anak agar disimpan dahulu dalam jangka waktu tertentu kemudian menjual dengan keuntungan berkali lipat, sedangkan di bagian hilir banyak sekali ibu ibu pedangang sangat berharap mendapatkan barang murah untuk dijual kembali dengan harapan mendapat sedikit keuntungan untuk membantu ekonomi keluarga.

Kira kira ada yg salah gak ya dari dua keadaan di atas ?

Bukankan lebih baik kita tidak perlu menimbun barang dan membiarkan proses distribusi berjalan secara alami, shg mata rantai pihak yg mendapat keuntungan bisa dinikmati lebih banyak orang. Terkadang saya  mendengar ada barang yg rusak karena terlalu lama disimpan digudang ?

Padahal di luar sana banyak pedagang kecil yang sangat membutuhkan barang tsb untuk dijual kembali walau dengan keuntungan yg tidak seberapa asalkan bisa untuk membantu menutupi kekurangan kebutuhan hidup.

Ini adalah sebuah hasil renungan yang terkadang menjadi tantangan bagi kita semua, agar kita bisa berbuat baik tdk hanya untuk keluarga kita saja, tapi kita harus juga bisa merubah keadaan menjadi lebih baik agar kita bisa bermanfaat buat orang lain.

Demikian sharing saya, semoga bisa bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

.

Join 322 other followers

Lomba Foto Fashion Deer Girl & Deer Kids 100% Cotton Combed

Ikuti lomba foto fashion putra / putri kita menggunakan baju anak branded Deer Kids / Deer Girl 100% cotton combed (high quality), caranya dengan mengirim foto anak tsb ke salesrafikids@gmail.com, dalam periode 1 Pebruari hingga 28 Pebruari 2015, dgn ketentuan pemenang : 1) Pure It (senilai Rp 500.000) + uang tunai Rp 250.000 2) Uang tunai Rp 250.000, 3) Uang tunai Rp 200.000, Ayo segera ikuti lomba fashion Deer Kids dan Deer Girl dlm “Pebruari Ceria, let’s the deer talk”

Informasi dan Pemesanan

Informasi / Order Grosir Baju Bayi Import bisa hub Ida 0812 86185041 atau Atik 081326221617, email salesrafikids@gmail.com

Support Online

Jam Kerja dan Harga

Grosir Baju dan Perlengkapan Bayi Import, Jam Operasional Kami buka tiap hari 08.00-20.00. Harga yang tercantum = grosir / reseller, sabtu dan minggu tetap buka

Outlet Kami – Grosir Baju Import

Facebook Like

Pembayaran Grosir Perlengkapan Bayi Import

Blog Stats

  • 460,227 hits

Facebook Rafikids

Ekspedisi

%d bloggers like this: